skip to Main Content
021-5150448 sekretariat.aprdi@aprdi.or.id Mon-Fri: 08.00 - 17.00

Sekilas tentang ABKI

Asosiasi Bank Kustodian Indonesia didirikan di Jakarta pada tahun 1990, dengan nama Asosiasi Custodian Indonesia ( ACI ) dan pada tahun 1996 nama berubah menjadi Asosiasi Bank Kustodian Indonesia ( ABKI ) sampai sekarang.
Asosiasi Bank Kustodian Indonesia merupakan organisasi satu-satunya dari badan-badan usaha yang menyelenggarakan layanan kustodian yang aktif di Pasar Modal di Indonesia.
Keanggotaan badan-badan usaha tersebut diwakili oleh karyawannya yang bertanggung jawab penuh atas kegiatan layanan kustodian yang diselenggarakan.
Azas dan tujuan ABKI :
ABKI adalah organisasi yang berazaskan Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945.

Tujuan organisasi ABKI adalah :

1. Bersama-sama dengan organisasi profesi yang lain membantu Program Pemerintah dalam mengembangkan dan memajukan Pasar Modal di Indonesia sesuai dengan kebijakan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah.
2. Menumpuk kerjasama yang baik diantara pera anggotan dalam meningkatkan mutu dan pengetahuan para anggotanya didalam penyelenggaraan layanan kustodian.
3. Menjaga agar kode etik kegiatan layanan kustodian dipatuhi oleh para anggotanya sehingga profesinya dapat dilaksanakan dengan cara yang benar menurut peraturan perundangan yang berlaku di Indonesia.

Keanggotaan ABKI :

1. Anggota Asosiasi Bank Kustodian Indonesia ini adalah badan-badan usaha yang sejak berlakunya Anggaran Dasar ini telah menyelenggarakan kegiatan layanan kustodian di wilayah Indonesia.
2. Untuk selanjutnya keanggotaan terbuka bagi setiap badan usaha yang akan menyelenggarakan layanan kustodian di wilayah Republik Indonesia sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku.
3. Anggota Asosiasi Bank Kustodian Indonesia wajib memenuhi persyaratan yang diatur secara tersendiri di dalam Anggaran Rumah Tangga.
4. Keanggotaan bisa didapat atau hilang sesuai dengan aturan yang akan ditetapkan di dalam Anggaran Rumah Tangga.

Struktur Organisasi

Dewan Penasihat :

  1. Supranoto Prayogo
    ( Kustodian Sentral Efek Indonesia, PT )
  2. Margeret Tang
    ( Kliring Penjamin Efek Indonesia, PT )
  3. Dian Fithri Fadila Fachruddin
    ( Kustodian Sentral Efek Indonesia, PT )

Susunan Pengurus :

  1. Roosmayani Sugihartati ( Ketua )
    ( Bank Negara Indonesia ( Persero ), PT )
  2. Imelda Sebayang ( Wakil Ketua )
    ( Citibank )
  3. Koslina ( Sekretaris )
    ( Standard Chartered Bank )
  4. Andytha Soesmono ( Bendahara )
    ( Bank Mandiri )

Komite Peraturan dan Pengembangan Pasar – Kustodian :

  1. Lilian Halim ( Ketua )
    ( HSBC )
  2. Cecilia Sutandi ( Wakil Ketua )
    ( Citibank )

Anggota :

  1. Meiliana Johana
    ( Standard Chartered Bank )
  2. Oding Akbar
    ( Bank DBS )
  3. Rizki Herucakra
    ( Bank Maybank Indonesia )
  4. Kha Siung
    ( Citibank N.A Indonesia )
  5. Iwan Setiawan
    (Deutsche Bank )
  6. Agusno Irawan
    ( Bank HSBC Indonesia, PT)

Komite Peraturan dan Pengembangan Pasar – Fund Services :

  1. Samuel F.Siahaan ( Ketua )
    (Deutsche Bank)
  2. Lenna Akmal ( Wakil Ketua )
    ( Bank HSBC Indonesia, PT )

Anggota :

  1. Utari Listiyani
    (Standard Chartered Bank)
  2. Domo Juhardomo
    ( Bank Negara Indonesia (Persero), PT )
  3. Ronald P. Putra
    (Deutsche Bank AG)
  4. Paulina Rosari
    ( Bank CIMB Niaga Tbk, PT )
  5. Rahmat Sutama
    ( Bank DBS )

Komite Edukasi & Sosial :

  1. Ricky Tanutama ( Ketua )
    ( Deutsche Bank AG )

Anggota :

  1. Bimo Setyanto
    ( Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, PT )
  2. Sita Darananti
    ( Bank CIMB Niaga Tbk, PT )
Back To Top